Minggu, 06 Maret 2011

TERNYATA AKHIRAT TIDAK KEKAL

TERNYATA AKHIRAT TIDAK KEKAL
Review sebuah buku serial ke-2 diskusi tasawuf modern, karya Agus Mustofa
oleh : Muhammad Afwan Romdloni
Kita sebagai makhluk yang sempurna, yakni kita di beri sesuatu yang sangat luar biasa berupa akal. Allah memberikan kepada manusia berbagai macam hidayah salah satunya adalah akal, sebab itu kita di tuntut untuk menggunakan sesuai dengan fungsinya seperti; berpikir yang positif dan tak lepas juga dengan hati, serta dengan hati inilah kita dapat merasa dan menghayati. Kita ini tidak seperti makhluk-makhluk lain yang mana kita adalah sebuah ciptaan Allah dan suatu saat nanti pasti akan mati ataupun binasa, dan kita setelah mati harus melewati suatu tahap kelanjutanya yakni alam akhirat, dan alam akhirat ini tidak di alami oleh makhluk-makhluk lain seperti hewan, tumbuhan, bebatuan dan yang lainnya.
Dan berkat akal ini kita dapat memikirkan apa-apa yang ada di alam ini baik yang ghoib ataupun yang nyata, contohnya, salah satunya Agus Mustofa, beliau adalah seseorang yang lahir di malang pada tanggal 16 Agustus 1963 ini. Beliau menimba ilmu sains yang menjadi dasar pemikirannya di fakultas teknik nuklir, universitas Gajahmada, Yogyakarta. Tidak lepas itu beliau juga mengikuti jalan hidup para dosenya dalam kajian keilmuan islam bernama prof. Ahmad Baiquni dan Ir. Sahirul alim, beliau ini adalah seseorang yang sungguh memanfaatkan karunia yang diberikan Allah ini berupa akal, yang mampu merealisasikan ilmu lama seperti ilmu tasawuf dalam masa sekarang, yang terkenal dengan “tasawuf modern” yang terdiri dari ilmu tasawuf yang klasik dan ilmu sains yang modern.
Dan beliau juga berhasil menuangkan pemikirannya dalam beberapa buku serian diskusi tasawuf modern yang laris di Indonesia dan buku tersebut bahkan kebanyakan bersifat provokatif (bertentangan). Beliau ini adalah seseorang yang terus mau berpikir dan merenungkan tanda-tanda keagungan Allah SWT baik yang ada di langit dan di bumi. Salah satu karyanya yang tersebar di Indonesia adalah sebuah buku serial diskusi tasawuf modern yang berjudul ”Ternyata Akhirat Tidak Kekal”. Yang mana buku ini menceritakan alur kehidupan kita di dunia ini dan akhirat kelak serta mulai dari penciptaan sampai hari kehancuran.
Membahas masalah alam ghaib seperti surga, neraka, alam qubur, dan juga alam akhirat. Ghaib itu secara bahasa berarti sesuatu yang tidak terdeteksi olah panca indra, meskipun demikian di sebut ghoib itu pun ada, dan keadaan tersebut sebenarnya terjadi di sekitar kita. Dan keghaiban tersebut bersifat relatif yang mana dapat di simpulkan bahwa sesuatau yang ghoib itu tidaklah bersifat mutlak adanya, dengan adanya perkembangan zaman itu semua dapat di teliti dengan detail seperti contoh energi magnetik yang mana daluhu merupakan perkara yang ghoib namun sekarang itu semua sudah terhapus akan keghoibanya , demikian pula berbagai penemuan seperti bidang kedokteran, biologi, fisika dan yang lain sebagainya (30-36).
Allah mempunyai sebuah salah satu ciptaan berupa alam semesta yang mana dikhususkan pada salah satu planet dalam gugusan bima sakti yakni bumi, dan di bumi inilah Allah telah meletakkan kita dalam drama kehidupan atau tempat keberlangsungan manusia untuk menjalankan segala aktivitasnya, dan tidak ampai situ saja bahkan kita akan mengalami kematian di bumi ini juga. Dan segala ciptaannya itu bertujuan untuk keberlangsungan hidup manusia, apapun itu bentuknya, dari yang hina sampai yang di anggap mulia.
Dalam penciptaan langit dan bumi, ada sebuah pertanyaan apakah alam semesta ini sudah ada sejak dahului kala? Bila di bahas dalam ilmiah ada beberapa argumentasi yang berbeda. Pertama, alam semesta ini sudah ada sejak dahulu kala dan tidak memiliki permulaan serta selamanya akan ada, yang terkenal dengan mekanisme tertutup (Close universe). Kedua, bahwa alam semesta ini bersifat terbuka (open universe) dan alam ini mengarah pada kehancuran masa depan. Ketiga, bahwa alam semesta ini dahulu pernah tidak ada dan kemudian terjadilah proses penciptaan dan akhirnya akan hancur kembali (78-81).
Allah menciptakan makhluk dalam berbagai bentuk serta tempat yang berbeda-beda. Seperti para malaikat, jin, manusia, tumbuhan, dan binatang-binatang mempunyai fungsi yang berbeda-beda serta tempat yang berbeda beda pula sesuai kemampuannya. Dan yang terakhir adalah benda mati yang berfungsi sebagai fasilitas bagi makhluk-makhluk Allah lain.
Dunia dan akhirat adalah merupakan kekuasaan Allah yang luar biasa, lantas apa yang membedakan di antara dari keduanya? Dunia adalah, di mana manusia melaksanakan segala aktivitasnya sebelum kematian telah tiba, dan akhirat adalah, kehidupan yang terakhir atau lebih akhir dari kehidupan sekarang ini, dan banyak pendapat bahwa tiada lagi kehidupan setelah ini. dalam buku tersebut telah di sebutkan bahwa akhirat adalah alam ghaib yang entah akan terjadi di mana? Dan kebanyakan orang berpikir akhirat itu akan terjadi di luar alam semesta, dan ada yang menyimpulkan bahwa akan terjadi di alam semesta sekarang ini, lantas apa yang membedakan antara keduanya yang ada di alam semesta ini? Dalam buku ini di sebutkan bahwa bumi kehidupan dunia dan bumi kehidupan akhirat adalah bumi yang tidak sama, bahwa bumi akhirat berasal dari bumi dunia juga, tetapi setelah mengalami perubahan secara radikal hal ini yang di kemukakan dalam QS. Ibrahim : 48 (120). Dan di dunia ini adalah bukan hidup yang sesungguhnya dan yang sesungguhnya nanti ketika kita berada dalam akhirat nanti.
Hari kiamat pasti akan terjadi, kapan itu akan terjadi? Dan apakah kita akan mengalaminya atau tidak? Secara ilmiah bumi kita ini suatu saat nanti akan mengalami kehancuran yang dahsyat, setidaknya ada dua mekanisme terjadinya tersebut, yakni ketika matahari telah tak mengeluarkan sinar cahayanya lagi dan akan terjadinya tabrakan antara bumi dengan batu-batuan langit lainya. Serta dapat di lihat secara qur ani yang mana telah banyak di sebutkan bahwa itu semua akan terjadi dan tiada keraguan sedikit pun, namun tidak dapat di ketahui kapan akan terjadi kita hanya bisa mengetahui dari tanda-tanda yang di timbulkan. Kita di dunia ini sangatlah singkat dan kita di ciptakan hanya untuk beribadah semata, maka, apa-apa yang kita kerjakan di dunia ini di akhirat kelak pasti ada timbal baliknya atau balasan terhadap kehidupan kita di dunia, demikian juga dengan jin.
Dan kebangkitan kita kelak dari alam qubur orang kafir tak akan percaya akan hal tersebut. Setelah kita di bangkitkan kita kelak masuk dalam masa pengadilan, dalam pengadilan di akhirat ini tidak seperti mekanisme di dunia saat ini namun semua itu akan terekam seperti saat kita melaksanakannya dan tidak satu pun dari kita untuk lolos dari pengadilan tersebut. Dalam untuk mengadili manusia Allah memiliki 3 mekanisme yang sangat canggih tidak seperti mekanisme di dunia sekarang ini yang terdiri dari: pertama, rekaman memori otak, kedua, rekaman genetika. Ketiga, rekaman struktur alam semesta. Dan pada saatnya kelak semua rekaman itu akan di putar kembali, bahkan kita bisa melihat kejadian masa lalu kita di dunia, dengan diubahnya struktur alam oleh Allah, seperti mempertajam indera kita dan mengubah struktur langit (210-234). Dan hasil keputusan pun telah jelas di mana kita akan tinggal setelah itu? Itu semua bisa kita ketahui dari amal kita di dunia ini, apabila kita banyak melakukan kebaikan maka kita akan masuk surga, dan sebaliknya.
Inti dari alam akhirat adalah surga dan neraka. Di langit ke tujuh lah tempat beradanya surga dan neraka tepatnya berada di sidrotul muntaha, di mana rosulullah pada saat isro’ mi’roj mengetahui surga dan neraka dan sana, yang mana itu semua dapat di ketahui dari al qur an QS. An Najm :14-15. Dan bagaimana surga dan neraka tersebut? Sampaikan pun kita tidak dapat mengetahui bagaimana sebenarnya surga dan neraka tersebut sebelum batas-batas dimensi antara langit dan bumi telah di lenyapkan oleh Allah kelak, dan sekarang kita hanya bisa mengetahui sifat-sifat tersebut dan sangat terbatas dari ayat-ayat al qur an.
Dalam akhir buku karya Agus mustofa ini memberi kesimpulan bahwa sesungguhnya semua apa yang di alami manusia akan rusak atau musnah kecuali Allah SWT termasuk alam akhirat. Dan kesimpulan ini membuat mengusik pemahaman kita terhadap akhirat itu kekal adanya, seperti yang di uraikan dalam beberapa ayat al quran yang tidak kurang 110 ayat bahwa akhirat itu kekal adanya. Mengapa kok demikian? karena beliau (Agus Mustofa) mengambil inti dari sebuah ayat al qur an yakni pada QS. Huud:107 yang menyatakan bahwa kekekalan akhirat itu terbatasi dengan adanya langit dan bumi sekarang ini.
Di lihat dari segi logika agama, kita mengetahui bahwa eksistensi di dunia ini ada dua komponen saling bertolak belakang, pertama, adalah sang pencipta atau “kholiq” yang mana Alah lah menciptakan segala apa yang ada di dunia ini tanpa terkecuali serta kekal abadi selamanya, yang kedua, makhluk atau hasil penciptaan dari Allah semata, makhluk ini karena pernah tidak ada, kemudian di ciptakan oleh Allah dan di kemudian hari nanti pasti akan rusak pula termasuk pula alam akhirat sesuai dengan QS. An Anbiyaa’: 22. Dari situ menimbulkan kunci dari pemahaman pertama, sesungguhnya akhirat tidak kekal tetapi ke tidak kekekalannya itu tidak mengurangi arti dari informasi dahulu bahwa kita akan kekal di dalamnya. Kedua, sesungguh alam akhirat ini berada di alam semesta ini, karena itu ia bergantung dengan alam semesta itu sendiri dalam hal keberadaannya. Ketiga, pengarang khawatir apabila kita berpendapat bahwa akhirat itu ada selamanya bersama Allah, kesan ini beliau tangkap dari pemahaman yang parsial seperti bahwa Allah akan bisa di temui hanya di alam akhirat saja (315-326).
Dan apabila di lihat dari segi logika sains, suatu saat nanti alam semesta ini akan lenyap dengan dua analoginya, pertama, di alam ini ada dua energi yang saling bertentangan yakni energi positif dan negatif, suatu saat nanti pasti akan terjadi pertemuan di antara keduanya. Kedua, mengecilnya atau menciutnya alam semesta ini setelah mengalami perkembangan selama 15 milyar tahun, serta akan lenyap di pusat alam semesta. Dan sampai kapan itu akan terjadi? Sesungguhnya akhirat akan terus berlangsung selama langit dan bumi masih ada, dan sesungguhnya semua ini akan rusak kecuali Allah SWT sediri (327-334)
Dan sesungguhnya kesimpulan beliau yang kontroversial yang mengusik keyakinan kita, bahwa sesungguhnya akhirat itu akan kekal selamanya. Hal ini sedikit di kritik oleh A. Mustofa Bisri (kiai serta budayawan dari Rembang) bahwa sesungguhnya beliau membuat kesimpulan Hanya dengan memandang dari satu sisi ayat belaka yakni (QS. Huud:107), dan tidak memandang ayat-ayat yang lain serta beliau mengesampingkan dari segi tafsirnya ayat tersebut. Dan sesungguhnya menurut ahli tafsir, makna langit dan bumi tersebut bukanlah langit dan bumi sekarang ini yang ada di alam semesta ini. Seperti penjelasan imam abu jakfar ibn jarier mengungkapkan bahwa ungkapan “selama ada langit dan bumi” itu ungkapan yang sering di gunakan oleh kebanyakan orang arab apabila memperkuat pernyataan kekal, seperti juga ungkapan “selama matahari masih terbit dari arah timur”. Imam ibn kastir juga berpendapat bahwa langit dan bumi tersebut adalah langit dan bumi yang berbeda dengan yang ada saat ini. Karena sudah pasti alam akhirat juga ada langit dan bumi hanya saja berbeda dengan langit dan bumi saat ini, serta sesungguhnya surga dan neraka itu mempunyai langit dan bumi sendiri. Dan kekekalan Allah itu berbeda dengan kekekalan para makhluk Nya, dalam arti, kekekalan makhluk itu tergantung dengan masyiatullah, kehendak Allah. Dengan kata lain bahwa makhluk itu akan kekal karena di kehendaki oleh Allah seperti kekekalannya mereka, baik di surga ataupun di neraka sebagaimana yang telah di sebutkan di beberapa ayat al quran dan hadis shohih laiannya.
Namun dengan ini semua membuat kita sebagai pembaca mengetahui bagaimana sesungguhnya terjadinya alur kehidupan di dunia ini serta alam akhirat. Dan juga kita dapat mengambil banyak pelajaran yang bermanfaat dan menambah keyakinan kita terhadap hari akhir kelak. Dan akhirnya saya juga berpendapat bahwa buku ini perlu untuk di baca sebagai tambahan memperluas wawasan kita akan kehidupan alam ini.
Demikian, wallahu ‘alam bis showab.

Surabaya, 6 Maret 2011M/1Robiul Awal 1432 H

Pertanyaan Umum

Pertanyaan Umum

Kamis, 24 Februari 2011

mari qt tegakkan sholat dhuha

Salah satu sholat sunnah yg dicontohkan Rasululloh SAW adalah sholat sunnah Dhuha. Bahkan beliau menjadikan sholat dhuha ini sebagai salah satu wasiat beliau, sebagaimana hadits berikut:
Abu Hurairah r.a. meriwayatkan: ” Kekasihku, Rasulullah SAW berwasiat kepadaku mengenai tiga hal :
a) agar aku berpuasa sebanyak tiga hari pada setiap bulan,
b) melakukan sholat dhuha dua raka’at dan
c) melakukan sholat witir sebelum tidur.”
( H.R. Bukhari & Muslim ).

Aku sendiri melakukan sholat dhuha, salah satunya untuk meluruskan niatku kuliah&bekerja, yakni menjadikan kuliah&kerja sebagai ibadah. Karena seringkali orang bekerja dg tujuan hanya mencari uang (duniawi) semata, sehingga melupakan aspek ibadah (akhirat).

Sementara itu, manfaat sholat dhuha sendiri, dari beberapa ustad, antara lain:
1. Agar dilapangkan dada dalam segala hal, terutama rejeki.
2. Ungkapan terimakasih kita kepada ALLOH SWT, atas nikmat sehat tubuh kita.
3. Pelindung kita untuk menangkal siksa api neraka di Hari Pembalasan (Kiamat) nanti.
4. Mendapat ganjaran surga, sesuai dengan hadits Rasululloh SAW,“Di dalam surga terdapat pintu yang bernama bab ad-dhuha ( pintu dhuha ) dan pada hari kiamat nanti ada orang yang memanggil,” Dimana orang yang senantiasa mengerjakan sholat dhuha ? Ini pintu kamu, masuklah dengan kasih sayang Allah.” ( H.R. at-Tabrani).


Senin, 14 Februari 2011

membuminya budaya ngopi di ndo nesia

KOPI sejatinya ditemukan oleh bangsa Etiopia, yang dipercaya dapat memenuhi kebutuhan protein dan energi tubuh manusia. Kata kopi sendiri berasal dari bahasa arab Qahwah, yang berarti kekuatan. Kata qahwah diadaptasi ke dalam bahasa Turki menjadi Kahfeh Yang kemudian dibawa ke Eropa oleh bangsa Belanda dan berubah nama menjadi Koffie, kata yang banyak disadur ke dalam berbagai bahasa di dunia seperti Coffe (Inggris), Kaffe (Jerman), dan Kopi (Indonesia). Secara umum kopi terbagi menjadi dua, Arabica yang merupakan kualitas paling baik, dan Robusta. Selain itu terdapat juga Kopi Luwak, yakni seduhan kopi menggunakan biji kopi yang diambil dari sisa kotoran luwak/musang kelapa. Biji kopi ini diyakini memiliki rasa yang berbeda setelah dimakan dan melewati saluran pencernaan luwak. Kemasyhuran kopi ini di kawasan Asia Tenggara telah lama diketahui, namun baru menjadi terkenal luas di peminat kopi gourmet setelah publikasi pada tahun 1980-an. Biji kopi luwak adalah yang termahal di dunia, mencapai USD100 per 450 gram. Saat ini kopi merupakan komoditas nomor dua yang paling banyak diperdagangkan setelah minyak bumi.

Kopi adalah sejenis minuman, biasanya dihidangkan dalam keadaan panas, Baik dari kalangan masyarakat bawah sampai kalanan atas semua sudah mngenal bagaimana rasanya ngopi. Yang sudah menyebar di beberbagai kalangan dari warung-warung kecil sampai restoran sekalipun namun dengan sajian yang berbeda-beda sesuai dengan tempanya. Bagi para pekerja keras seperti petani kulibangunan, kopi selain menjadi penambah energi dan protein tapi menjadi teman sehari-hari ketika beristirahat yang tidak bisa di pisahkan. Bagi para karyawan perkantoran kopi sebagai penghilang rasa penat dengan berbagai pekerjaannya.

Manfaat minum kopi

Kopi merupakan minuman favorit banyak orang. Mulai dari kedai pinggir jalan hingga hotel bintang lima menyediakan minuman yang rasa dan aromanya nikmat ini. Kandungan kafein dalam kopi dipercaya bisa membangkitkan kesegaran dan kebugaran. Tapi di lain pihak masih banyak orang yang takut untuk mengkonssusi kopi karena takut dengan alasan kesehatan.
Minum empat cangkir kopi dalam sehari bisa membantu melindungi Anda dari risiko kanker mulut. Tapi, dokter menganjurkan agar tidak minum kopi dalam takaran berlebihan. Sebab, kafein di dalamnya dapat meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah. Namun sesungguhnya kopi mempunyai beberapa manaat yakni:

1). Melawan kegemukan.
Orang yang sering minum kopi diketahui berat badannya lebih stabil selama 12 tahun dibandingkan dengan orang yang berhenti minum kopi. Demikian menurut penelitian yang dilakukan tim dari Harvard School of Public Health,Boston,AS.

2). Menambah semangat. Minum kopi disela waktu bekerja ternyata bisa membantu kita tetap bugar dan berkonsentrasi. Penelitian menunjukkan atlit yang mengonsumsi minuman yang mengandung cafein karbohidrat setelah bersepeda memiliki lebih banyak glikogen (cadangan energi) dalam ototnya bila dibandingkan dengan atlit yang tidak mengonsumsi. Glikogen akan membantu kita lebih cepat dan gesit dalam sesi berikutnya.

3).mengurangi risiko penyakit pada badan.
Menambah konsumsi kopi menurut penelitian The National Institute of Environmental Medicine di Swedia, bisa menghindari kita dari risiko kanker hati. Cukup dua cangkir kopi per hari dan risiko kanker akan berkurang 43 persen. Studi lain menunjukkan wanita yang minum kopi risiko terkena serangan jantung berkurang 24 pers

4). Membantu daya ingat. Peneliti dari Medical University of Innsbruck, Austria, mengatakan bahwa kafein bisa mencegah berkurangnya daya ingat. Minum secangkir kopi sebelum pertemuan penting dengan klien barangkali layak dicoba agar daya ingat dan otak lebih tajam.

5). Mencairkan suasana. Harus berurusan dengan orang yang sulit diajak kerjasama? ajaklah ia menikmati secangkir kopi. Kafein akan membuat orang lebih terbuka, demikian menurut laporan yang diterbitkan dalam European Journal of Social Psychology. Peneliti mengungkapkan kafein merangsang fungsi kognitif sehingga orang akan lebih terbuka dan respektif.

Efek samping minum kopi

Secangkir kopi bagi penggemarnya adalah sebuah awal dari segalanya. Bukan berlebihan atau mengada-ada, tapi memang faktanya demikian. Dalam sehari mungkin penggemar kopi bisa menghabiskan bergelas-gelas kopi, pagi, siang, sore, dan malam hari.Bagi penggemar kopi kurang nikmat rasanya jika belum meneguk kopi untuk mengawali aktivitas. Kafein yang terkandung didalamnya memang memberi manfaat bagi tubuh jika diminum dalam jumlah yang wajar, namun sebaliknya jika dikonsumsi secara berlebihan kopi pun dapat berefek samping yang tentunya merugikan tubuh.

Mengkonsumsi 4-5 gelas atau setara dengan 600 mg kafein dalam sehari masih wajar jika diminum dalam keadaan tubuh yang sehat. Tapi perlu diingat kafein tidak hanya terkandung dalam kopi, tapi juga terdapat pada teh, minuman berenergi dan bahkan pada obat sakit kepala.

Namun dengan amanat yang ada di atas ada juga beberapa efek yang di timbulkab dari minum kopi apabila berlebihan.

1). Gelisah Salah satu efek samping kafein bagi kesehatan adalah dapat memicu kegelisahan. Tidak semua orang mengalami efek samping ini, namun sebuah penelitian di University of Michigan membuktikan efek sampingnya bisa menyebabkan seseorang mudah tersinggung bahkan bisa membuat tangannya gemetar.

2). Gangguan kardiovaskular Jantung akan terasa berdebar-debar bila terlalu banyak minum kopi, karena dalam kadar tertentu kafein dapat mempengaruhi susunan saraf pusat di otak. Kafein juga dapat meningkatkan tekanan darah sehingga tidak dianjurkan untuk penderita hipertensi dan sakit jantung.

3).Sakit kepala Beberapa jenis obat sakit kepala menggunakan campuran kafein karena dalam jumlah sedikit senyawa ini memang memiliki khasiat anti nyeri. Namun efek sebaliknya bisa muncul jika dikonsumsi terlalu banyak, misalnya minum lebih dari 2-3 cangkir kopi espresso atau 5-6 cangkir kopi biasa setiap hari.


4). Gangguan pencernaan Perut mulas dan rasa mual sering dikeluhkan saat minum kopi terlalu banyak. Bukan karena kopinya sudah basi, tapi kafein itu sendiri memang meningkatkan produksi asam di lambung sehingga tidak dianjurkan minum kopi sebelum makan.

5).Gangguan buang air kecil. Saat sedang kedinginan di dalam ruangan ber- AC (air conditioner), menghangatkan diri dengan minum kopi bukanlah ide yang baik. Hawa dingin saja sudah menyebabkan keinginan buang air kecil lebih sering, ditambah efek samping kafein sebagai diuretik maka kemungkinan buang air kecil pun akan tambah besar. 6). Insomnia Efek samping paling umum dari minum kopi terlalu banyak adalah tidak bisa tidur. Bagi remaja atau paruh baya, efek ini mungkin hanya akan memicu rasa lelah namun bisa berdampak serius bagi kesehatan kaum lanjut usia.

Rabu, 09 Februari 2011

"sebuah renungan jiwa"

dunia akhir ini sudah memang bobrok tidak hanya pada alamnya saja, namun penghuninya lebih parah lagi. bagaimana tidak? kita liahat di indonesia saja banyak orang yang melakukan kejelekan yang sebenarnya tahu bahwa itu suatu keburukan dan kejelekan yang seharusnya ditinggalkan. dan sesungguhnya semua ini sudah dikawatirkan oleh khulafaurrosidin yakni saidina ali rodiallah'anhu dam sebuah ungkapan sebagai berikut:

1. aku kawatir terhadap suatu masa yang rodanya dapat meggilas keimanan.
2. keyakinan hanya tuinggal pemikiran yang tak berbekas dalam perbuatan.
3. banyak orang bijak namun tidak berakal, namun ada yang berakal tetapi tidak beriman.
4. ada yang berlidah fasih tetapi berhati lalai, ada yang khusu' namun sibuk dengan kesendirian.
5. ada oarng yang ahli beribadah tetapi memiliki hati kesombingan iblis.
6. ada yang ahli maksiat tetapi yang rendah hati bagaikan sufi.
7. ada orang banyak tertawa hingga hatinya berkarat, namun ada yang banyak menagis karena kufur nikmat.
8. ada yang murah senyumnamun hatinya mengumpat, ada yang berhati tulus namun bibirnya cemberut.
9. ada yang berlisan bijak tapi tidak membeli teladan,namun ada pelajur menjadi tempat figur.
10. ada orang yang punya ilmu namun tak faham.ada yang faham namun tak menjalankan.
11. ada orang pintar tapi membodohi,ada arang bodoh tak tau diri.
12. ada orang yang beragama tapi tak berakhlak, ada yang berakhlak tapi tak bertuhan.

lalu diantara semua itu dimanakah kita berada?

sebuah pertanyaan besar yang mampu menjawab hanyalah diri kita sendiri. dan bagaimanapun juga kita pasti ada di antara dari 12 ungkapan tersebut. sekarang waktunya untuk berbenah diri sedikit demi sedikit terhadap apa yang telah kita laksanakan dari kita di lahirkan di dunia ini sampai kita detik ini. dan sesungguhnya kita di dunia ini hanyalah untuk beribadah terhadap Allah semata tiada yang lain. tapi itu semua hanyalah dianggap remeh oleh kebanyakan kita di dunia ini. dan ibadah itulah yang menjadikan knci kita sukses kelak bukan judi,

Selasa, 08 Februari 2011

nasi sudah menjadi bubur

"nasi sudah menjadi bubur" itulah sebuah ungkapan yang terlintas dalam benakku sekarang. sebuah ungkapan yang singkat namun dalam kata tersebut terdapatlah suatu makna yang amat dalam yang mampu menyayat hati. itu merupakan sebuah luapan kekecewan yang terdalam mengapa aku tidak melaksanaka apa yang harus laksanakan yang mana sudah menjadi kewajibanku sebagai seoarang pelajar yakni belajar sesuai dengan apa yang sudah ditetapkan. dan sesungguhnya Mahasiswa adalah sekumpulan pelajar yang mempunyai nilai integritas dan kedudukan yang tinggi dalam falsafah sosial. Mahasiswa, jika sudah menunjukkan kuatan dan kekuasaannya bisa menjadi kekuatan yang amat dahsyat, dengan gerakan-gerakan, kritik sosial-pemerintahan, ide yang cemerlang, layak di jadikan sebagai predikat pemimpin bangsa, pengatur, pengamat, juga sebagai awal dimulainya temuan-temuan, sampai mahasiswa sebagai aset penerus bangsa. namun kini telah selesai masa perkuliahanku semester satu yang begitu mengecewakan baik bagi diri satya pribadi ataupun orang-oarang didekatku khususnya kedua orang tuaku. mudah mudahan ini semua menjadi bahan motovasi untuk kedepan . karena ada sebuat pepatah "tiada kata terlambat dalam belajar". dan juga siapun yang mau berusaha pasti akan mendapatkan hasilnya kelak. amin.............yaa mnujibas sailiin.

Selasa, 25 Januari 2011

"Terlepap tak Sadarkan Diri"



Matahari yang enggan menampakkan cahayanya membuat suasananya panas, di sebuah terminal yang membludak para penumpang  menuju kota-kota yang telah terpasang, terpampang di atas tempat pemberangkatan bus di inginkan. Dengan kedua tas yang kubawa dengan sabar kumenanti munculnya bus di pintu keluar terminal yang penuh dengan penumpang tersebut. Hari ini tidak seperti hari biasanya, banyak penumpang yang ingin pulang kampung, entah mengapa sebabnya? Sambil melihat bus yang akan ku tumpangi terlihat seorang pemuda dengan kulit agak kelam dengan sebuah tas di punggungnya. Tak lain pemuda tersebut adalah salah satu dari santri pon. Pes. yang ku tempati, syafi’i namanya. Sambil melambaikan tanganku, ku panggil namanya “hai syafi’i! Di sini”. tak lama kemudian melambaikan tangannya kepadaku dengan berkata “ya sebentar saya akan kesitu”. “Syafi’i mau kemana kamu, mau pulang juga?” “ya saya mau pulang ke Pasuruan“ dengan suara lantangnya.
Sebuah bus muncul dari pintu keluar terminal yang berwarna putih bersih. Seketika itu syafi’i berkata “itu bus yang akan saya tumpangi, saya pulang dulu ya!” sambil menenteng tasnya yang besar. “ya hati-hati!” dengan suara lantangku. Sehingga terputuslah perbincangan kami. Yang sebenarnya saya masih ingin bertanya-tanya lebih jauh tentang bahasa inggris yang dia kuasai. Ku nanti-nanti tak kunjung muncul bus yang saya inginkan. karena hanya satu bus yang saya mempunyai kartu pelanggan, dengan kartu tersebut saya dapat diskon walaupun hanya sedikit, namun dengan sedikit tersebut apabila dikumpulkan akan banyak juga. Dari beberapa iringan bus yang keluar terlihat dari pintu keluar sebuah bus berwarna hijau yang kusam dan itulah bus yang ku nanti-nanti dari tadi. Tibalah saatnya saya pulang dengan hati yang berdebar-debar ku angkat kedua tasku yang lumayan berat.
         Ketika kunaiki tangga bus tersebut tak saya sangka ternyata bus tersebut telah penuh oleh para penumpang, saya sempat ragu jadi ikut bus ini atau tidak namun sebuah keputusan muncul dalam benakku “bagaimanapun juga saya harus naik bus ini karena apabila aku turun maka aku harus menunggu bus lain lagi dan bisa jadi bus berikutnya lebih penuh dari ini”. Sampai di ujung tangga aku bingung harus duduk di mana nanti. Dengan mata tajam ku arahkan pandangan dari bagian depan sampai belakang bus tak satu pun ada tempat duduk yang kosong. Namun tak kusadari ada sedikit celah di dekat sopir, seketika saya ambil langkah kaki seribu untuk memanfaatkan celah tersebut bila tidak! akan di dahului orang lain dan akibatnya saya akan berdiri. Dengan suasana bus yang hiruk pikuk yang sangat penuh membuatku tak bergerak sedikit pun dari tempat dudukku di tambah macet yang tak sebentar dengan arus yang membludak serta panas keluar semua keringat masamku. Tak sebentar saya duduk di samping sopir yang membuat badanku membeku kaku. Hampir tiga jam saya tak bisa memejamkan mata dengan kondisi seperti ini dan sesungguhnya mataku rasanya sudah lengket tak mau di buka akibat badanku tang sudah lelah dari pagi juga belum istirahat. Terminal demi terminal telah terlewati tak terasa bahwa penumpang sedikit demi sedikit telah turun, namun tak satu pun tempat duduk tang kosong. Tapi ini semua perlu saya syukuri saya mendapatkan tempat duduk walaupun tidak terlalu nyaman, dari pada penumpang yang lain tidak mendapatkan tempat duduk. Karena dalam hadis nabi telah di sebutkan yang berbunyi “Dari Abu Hurairah Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Lihatlah orang yang berada di bawahmu dan jangan melihat orang yang berada di atasmu karena hal itu lebih patut agar engkau sekalian tiak menganggap rendah nikmat Allah yang telah diberikan kepadamu." Muttafaq Alaihi. Ketika tiba di sebuah terminal sopir bus tersebut berkata “mas belakang ada kursi yang kosong nanti sampean bisa tidur” sambil menunjuk tempat yang di sebutkan. “ya pak terima kasih” sambil menenteng kedua tasku. Aku berdampingan dengan seorang paruh baya dengan sebuah tas di pangkuanya.
Beberapa saat kemudian setelah kuletakkan barang-barang bawaanku aku terlelap tak sadarkan diri tidak mampu menahan rasa kantuk yang kurasakan sejak beberapa jam yang lalu setelah kududuk berjam-jam di dekat sopir bus dalam keadaan yang panas dan pengap. sampai-sampai hand pone ku berbunyi beberapa kali tak terasa padahal sudah kuberi tanda getar juga. Beberapa saat berlalu terdengar teriakan kondektur bus yang keras bahwa sudah  sampai kota yang dekat dengan rumahku seketika ku terbangun kaget. Kuambil hand pone mungil yang berada di tas jaket hitamku yang merupakan pemberian bapakku, kubuka dengan perlahan tak kusangka ada tiga mised call dari bapakku sejak empat puluh lima menit yang lalu dan beberapa pesan dua di antaranya juga dari bapak ku. Yang berisi pertanyaan “ le wes teko ngendi?” seketika kujawab dengan bahasa santun dan terang. “ nuwun sewu bapk kulo nembe ngilir, niki ampun dugi te’an” namun sebelum kukirim sms tersebut saya di telfon kakak perempuanku yang sebelumnya telah di beri tahu oleh bapak bahwa saya di telfon tidak di angkat. Ku tak sadar bahwa sudah di nanti sejak  satu jam yang lalu oleh bapakku di tempat biasa.
Beberapa menit kemudian terlihatlah sebuah gapura besar berbentuk kesenian reog, yang merupakan perbatasan antara kota Ponorogo dengan kota madiun. Seketika telihatlah sosok seseorang paruh baya dengan anak kecil di atas sepeda motor alfa, seketika aku turun dari bus yang kutumpangi, tak lain seseorang tersebut adalah bapakku yang telah menanti sejak satu jam yang lalu. Udara dingin menemani kedatangan ku di kota kelahiranku yang mampu merasuk pada tulang-tulang tubuhku. Ku cucup tangan bapakku dengan penuh hormat dan ta’dhim yang ditemani anak dari tetangga sebelah rumah. sebelum menuju ke rumah kami bersinggah di sebuah masjid dekat perbatasan karena aku akan melaksanakan sholat jama’ ta’khir maghrib dan isya’ yang terlewatkan dalam perjalanan tadi.  Udara semakin dingin dan waktu telah menunjukkan pukul 22.00 sudah saatnya saya pulang ke rumah untuk beristirahat yang telah dinanti oleh ibu ku di rumah tercinta.